Monday, August 27, 2018

OOT: Lima Bahan Alami yang Dipercaya Bisa Cegah Leukemia

Kanker darah ditandai dengan pertumbuhan abnormal sel darah merah, sel sumsum tulang atau sel sistem limfatik.

Dikutip dari livestrong.com dan canceractive.com, ada 5 bahan herbal yang efektif dalam mencegah pertumbuhan leukimia.

1. Ginseng Merah Korea

Ginseng merah korea disebut-sebut sebagai obat herbal yang bermanfaat untuk mengobati dan mencegah pertumbuhan leukimia. 

Sebuah studi yang diterbitkan pada 2008 Journal of Ethnopharmacology mengungkapkan bahwa ramuan ginseng ini bisa menghambat aktivitas telomerase dan menyebabkan apoptosis pada sel leukimia manusia.  Dua hal tersebut dapat menghambat perkembangan sel kanker, terutama bagi penderita leukimia.

2. Kunyit
Kunyit merupakan kelompok umbi-umbian yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Kunyit juga bisa mengurangi rasa sakit akibat gejala penyakit leukimia.

The University of Maryland Medical Center meunjukkan bahwa mengonsumsi kunyit 300mg sebanyak tiga kali sehari dapat mengurangi rasa sakit akibat Leukimia.

3. Daun zaitun
Daun zaitun yang memiliki nama lain olea europaea juga efektif mencegah pertumbuhan kanker.

Peneliti dari UMMC mengatakan bahwa mengonsumsi ekstrak daun zaitun sebanyak 250-500 mg satu atau tiga kali sehari dapat memberikan efek anti-kanker dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Meningkatnya kekebalan tubuh dapat memungkinkan tubuh mampu melawan infeksi atau gejala leukimia lainnya.

4. Milk Thistle
Milk thistle merupakan ramuan yang berasal dari daerah Mediterania.
Ramuan ini umumnya digunakan untuk penyakit hati dan membantu mengurangi pertumbuhan kanker tertentu, termasuk leukimia.

Menurut National Center for Complementary and Alternative Medicine, ramuan ini juga sedang dipelajari untuk manfaatnya pada pasien dengan leukemia dan kerusakan terkait kemoterapi pada hati.

5. Sweet Wormwood
Ramuan ini berasal dari negeri Cina yang mengandung anti-mikroba, anti-ragi, dan anti-candida.

Sifat anti-ragi pada tanaman tersebut dipercaya bisa mengobati leukimia.
Itulah sederet tanaman herbal yang disebut-sebut bisa mencegah pertumbuhan sel kanker.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lima Bahan Alami yang Dipercaya Bisa Cegah Leukemia Seperti yang Dialami Putri Denada, http://www.tribunnews.com/kesehatan/2018/07/18/lima-bahan-alami-yang-dipercaya-bisa-cegah-leukemia-seperti-yang-dialami-putri-denada?page=3.

Editor: Anita K Wardhani 


Wednesday, June 27, 2018

         CHART JKSE: 27-6-2018 ( 5.30PM )

Tuesday, June 26, 2018


Paul Tudor Jones warns the next recession will be 'really frightening'



Dated 19 June 2018

OOT: INDONESIA HARUS BANGGA!   
Di Tangerang ada ilmuwan pencipta alat pembasmi Kanker payudara dan Kanker otak, namanya Warsito P. Taruno. 


Beliau peneliti Indonesia yg berkarir di Shizuoka University , Jepang. 

Kantornya di CTECH LABS (Center for Tomography Research Laboratory) Edward Technology yg bergerak di bidang teknologi penemuan di Tangerang. 

Warsito telah membuktikan keampuhan alat ciptaannya kpd kakak perempuannya Suwarni yg menderita kanker payudara Stadium IV selama sebulan. 

Alat tsb bernama breast cancer electro capacity theraphy, bentuknya dibuat mirip penutup dada yg mengandung aliran listrik statis dibagian dada. 

Dipakai selama 24 jam.

Pada Minggu ke-1, terlihat efek samping dari alat itu, namun efek itu tidak sampai menyiksa seperti proses kemoterappi. 

Hanya keringat penderita yg menggunakan alat tsb berlendir & sangat bau. 

Urine & fasessnya (kotoran) pun berbau lebih busuk.

Itu berarti menandakan bahwa sel kankernya tengah dikeluarkan. 

Bau busuk berasal dari sel kanker yg sudah mati & dikeluarkan melalui keringat,urine & fases tapi sipenderita tidak merasakan sakit, hanya gerah.

Temuan Warsito itu ternyata berhasil. 

Dalam waktu sebulan setelah pemakaian, hasil test lab menyatakan bahwa kakaknya telah negatif kanker. 

Sebulan kemudian kakaknya dinyatakan bersih dari sel kanker. 

Warsito sdh pernah mengisi acara Kick Andy.


Alamat :
Klinik Riset Kanker EDWAR TECHNOLOGY:
Jl. Jalur Sutera Kav. Spectra 23C No. 10-12 Alam Sutera Tangerang 15235 
Telp.  021-29315015
Edwar Technology (C-TECH Groups)  website: c-techlabs.com

Wednesday, June 20, 2018

INDO TAMBANGRAYA SIAP JALANKAN BISNIS EBT TAHUN DEPAN.

Source:
http://www.dunia-energi.com/indo-tambangraya-siap-jalankan-bisnis-ebt-tahun-depan/

Monday, June 11, 2018

ADRO BUY TP 2800

Earnings to rebound from 1Q18 low

Stronger earnings momentum for the rest of this year. We believe ADRO’s profitability will recover in the remaining quarters of this year in the absence of one-off costs related to its mining contracting subsidiaries’ machineries maintenance and overhaul activities that took place in 1Q18. Going forward, ADRO’s earnings will be driven by higher coal output and sales volume, steady ASP as the current coal price benchmark is still hovering above our coal price benchmark of US$75 per ton, and stable operational cash cost.

Where we differ: We are bullish on ADRO earnings – further upside when coking coal output ramps up. ADRO‘s earnings growth prospects will remain exciting in 2018 and we believe the stock deserves to trade above 10.0x FY18 PE. Further earnings upside may come from a sustained coking coal production uptrend, with Adaro Met Coal (AMC) potentially delivering 50% higher margins vs. thermal coal, and we believe this catalyst has not been baked into the current share price.

Earnings momentum and steady coal price trend are share price catalysts. Besides the earnings recovery momentum that we believe will persist in FY18 and FY19, steady coal prices will also support ADRO’s share price. As such, we believe its earnings performance is likely to top consensus expectations this year.

Valuation:
We keep our BUY call with a DCF-based TP of Rp2,800 (WACC of 12.1% and terminal growth rate of 0%). This implies an FY19F PE of 10.6x, which is in line with its 5-year average.

Source: DBS dated 5 June 2018

BUMI TP 495 (BUY)


Herewith we enclosed BUMI report for your investment consideration

Targeting 9% production growth a year

As of 1Q18, BUMI posted significant revenue growth of 2914%  to USD. 310.5 mn in 1Q18

Bottom line grew by 2.4% yoy to USD. 90,16 mn in 1Q18 based on accounting for joint venture agreements.

In full consolidation, BUMI’s revenue grew 11%yoy while the bottom line grew18% yoy.

We estimate CAGR revenue growth of BUMI during 2018-2019 will be 10% yoy fully consolidated with combined production estimated to average CAGR growth of 9% to reach 90.4mn tons and 99.4 mn tons in 2018F and 2019F compared to 2% CAGR growth in 2015-2017A

Increase in Equity
Since BUMI’s debt restructuring process started last year, BUMI has reduced its debt from USD 4.4bn in 2016FY to USD. 1.6bn in 2017FY.

BUMI’s equity started to improve with total capacity deficiency attributable to owners decreasing from 2016A to 2017A.

We are targeting DER to reduce to average 1.35x  within 2018-2019 with debt payments of USD 200-400mn USD per annum.

Valuation: significant upside
We are targeting TP within one year of IDR. 495 which would equal 5x PER compared to currently 2x PER which is still undervalued.


For full report please click on link below
http://www.binaartha.com/bumi.html


Friday, June 8, 2018

CHART JKSE: 08-06-2018 (5.20PM)

OOT: Menjaga Kesehatan Organ Hati Dengan Bahan Alami

Senin, 04 Juni 2018 10:42:27
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : Go Dok 

Kesehatan organ hati penting untuk dijaga, lantaran memiliki fungsi vital, layaknya jantung dan pari-paru, bagi metabolisme dan kesehatan tubuh.

Jakarta – Layaknya jantung dan paru-paru, Organ Hati juga menjadi organ vital bagi kelangsungan metabolisme dan kesehatan tubuh, karena berperan dalam menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh, memproduksi beberapa jenis enzim, hingga membantu proses pencernaan makanan dengan menyingkirkan materi asing dan berbahaya yang terdapat dalam makanan kita sehari-hari.
Lebih lanjut, seorang ahli gizi dari Ontario bernama Hermeet Suri menyatakan, peran dan fungsi hati erat kaitannya dengan kesehatan tubuh secara umum. Hal ini dikarenakan organ yang satu ini merupakan penghasil getah empedu yang berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan makanan, menyimpan zat besi dan vitamin, serta mengontrol kadar lemak, glukosa dan amino dalam darah.

Sayangnya, banyak sekali hal yang dapat memicu penurunan kinerja organ ini, mulai dari konsumsi sodium berlebih, kadar fruktosa dalam tubuh yang terlalu tinggi, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan kaya lemak trans, seperti biskuit, keripik, popcorn dan lainnya.
Lalu, adakah cara mudah untuk memastikan kesehatan hati selalu terjaga secara alami? Tentu saja ada! Berikut beberapa bahan alami yang dapat dikonsumsi untuk membuat hati tetap happy!

Sayuran Hijau
Tingginya kandungan nutrisi dan serat pada sayuran. Ternyata dapat menjaga kesehatan hati. Sayuran, khususnya yang kaya akan klorofil, seperti kol, sawi hijau, bayam dan selada, terbukti mengandung antioksidan dan belerang alami yang berperan sebagai agen detoksifikasi racun. Hasilnya, kerja organ hati akan menjadi lebih ringan sehingga risiko timbulnya gangguan pada hati pun menjadi semakin kecil.

Bawang Putih
Produk umbi lapis yang satu ini ternyata mengandung allicin dan selenium, dua senyawa penting yang berperan untuk mengaktifkan enzim untuk mendetoksifikasi racun yang terdapat di hati. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, Anda dapat membiasakan konsumsi 1 buah bawang putih mentah setiap harinya. Mudah, bukan?

Kunyit
Meskipun ukurannya kecil, kunyit ternyata memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan organ hati. Kandungan kurkumin pada bahan penyedap yang satu ini, mampu mereduksi peradangan dan inflamasi hati, mempercepat proses pencernaan lemak, hingga merangsang produksi getah empedu.

Alpukat
Sebuah penelitian mengungkapkan, dengan rutin mengonsumsi 2 buah alpukat segar setiap minggu, dapat memperbaiki fungsi hati yang rusak. Lho, kok bisa? Hal ini dikarenakan senyawa glutathione dan antioksidan yang terdapat pada buah alpukat, ternyata mampu memperlancar proses detoksifikasi racun dari dalam tubuh. Jadi, dari pada memakasakan organ hati untuk bekerja keras membuang racun, ada baiknya Anda dan keluarga mulai memasukkan alpukat ke dalam daftar makanan mingguan, bukan?

Lemon dan Jeruk Nipis
Mungkin sudah banyak yang tahu kalau Vitamin C berkaitan erat dalam pembentukan system imun dalam tubuh. Nah, itulah salah satu manfaat jeruk nipis dan lemon jika dikonsumsi secara rutin. Selain menghancurkan zat asing dan beracun yang masuk ke dalam tubuh melalui air. Selain itu, senyawa yang ada pada 2 bahan alami tersebut turut memicu produksi enzim hati yang bersifat anti-karsinogen. Jadi, selain menjaga kesehatan hati, Anda juga telah meminimalisir kemungkinan munculnya sel kanker di tubuh.
Selain dengan mengonsumsi bahan-bahan di atas secara rutin, Anda juga dapat menjaga kesehatan organ hati dengan cara mengurangi konsumsi makanan instan yang tinggi kalori serta membiasakan meminum air putih dalam jumlah yang cukup setiap harinya. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?

source:http://indochinatown.com/kesehatan/menjaga-kesehatan-organ-hati-dengan-bahan-alami/3919 

Wednesday, June 6, 2018

CHART ANTM ( 06-JUNE-2018 - 10.45AM )